11 September 2025
Daftar Isi
Setiap industri, baik skala kecil maupun besar, membutuhkan truk kargo untuk mendukung kegiatan distribusi.
Tanpa dukungan armada transportasi yang tepat, proses pengiriman barang berisiko terlambat dan tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar.
Di Indonesia, kebutuhan akan truk logistik semakin meningkat seiring dengan tingginya aktivitas perdagangan. Data dari Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) mengindikasikan bahwa sektor transportasi dan perdagangan tumbuh sekitar 8,7% sepanjang tahun 2024.
Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa distribusi barang kini menjadi salah satu penopang utama roda perekonomian nasional. Oleh karena itu, pelaku industri tidak boleh memilih armada truk secara sembarangan.
Pemilihan jenis truk yang tepat dapat membantu industri menekan biaya logistik dan menjaga kualitas barang.
Pentingnya Memilih Jenis Truk yang Tepat
Meski sektor logistik di Indonesia terus bertumbuh, banyak perusahaan masih kesulitan memilih truk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Menurut riset dari SBM ITB, sekitar 48% perusahaan di Indonesia menggunakan truk tidak sesuai kapasitas. Mereka hanya memilih berdasarkan harga sewa atau ketersediaan armada tanpa mempertimbangkan jenis muatan dan kebutuhan khusus lainnya. Padahal, kesalahan dalam memilih truk dapat membuat biaya operasional membengkak dan memperlambat proses distribusi.
Misalnya, penggunaan armada yang terlalu kecil untuk muatan besar membuat perusahaan harus menambah biaya bensin. Sedangkan penggunaan armada yang terlalu besar untuk muatan yang relatif sedikit justru membuat kapasitas truk tidak terpakai secara optimal.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, perusahaan akan merugi secara finansial dan kehilangan kepercayaan konsumen akibat keterlambatan pengiriman.
Panduan Memilih Jenis Truk Berdasarkan Kebutuhan Industri
Maka dari itu, perusahaan sebaiknya memahami cara memilih truk yang sesuai kebutuhan agar distribusi berjalan dengan aman.
Berikut panduan memilih jenis truk yang bisa dipraktikkan agar tidak rugi dari segi waktu dan finansial.
Sesuaikan Jenis Truk dengan Tipe Muatan
Setiap jenis truk memiliki fungsi yang berbeda, seperti truk engkel yang didesain untuk mengangkut muatan yang ringan, truk fuso untuk barang berkapasitas sedang, dan wingbox untuk barang bernilai tinggi.
Kesalahan dalam menentukan tipe truk bisa menimbulkan risiko kerusakan barang.
Misalnya, mengangkut barang elektronik menggunakan truk bak terbuka akan membuat barang rentan terkena hujan atau debu di jalan. Sementara itu, penggunaan wingbox dengan bodi tertutup bisa memberikan perlindungan dari cuaca maupun benturan.
Baca juga: 7 Alasan Wingbox Jadi Pilihan Perusahaan Logistik
Perhatikan Kapasitas Angkut
Saat memilih truk kargo, hal terpenting yang harus diperhatikan perusahaan adalah mengecek kapasitas angkut.Setiap truk memiliki batas maksimal tonase yang harus dipatuhi agar distribusi berjalan lancar.
Jika perusahaan memaksakan muatan berlebih, risiko kerusakan barang dan kecelakaan di jalan bisa meningkat.
Sebaliknya, jika perusahaan memilih truk yang terlalu besar untuk muatan yang relatif sedikit, biaya operasional juga akan membengkak.
Sesuaikan dengan Rute
Selain memperhatikan kapasitas angkut, pelaku usaha juga perlu menyesuaikan tipe truk dengan rute yang dilalui. Jika truk melewati area yang sempit seperti kota kecil, ada baiknya untuk memilih truk berukuran mini dan mudah bermanuver di jalan perkotaan.
Sementara itu, jika truk melintasi rute antarkota atau lintas pulau, jenis truk dengan kapasitas besar seperti tronton dan wingbox bisa jadi pilihan yang tepat.
PT Indotama Partner Logistics (IPL) sendiri memiliki jaringan distribusi yang menjangkau seluruh Indonesia sehingga memudahkan perusahaan untuk menyesuaikan kebutuhan rute.
Selain itu, IPL juga menawarkan layanan truk balen dengan tarif yang relatif murah, khususnya untuk rute Surabaya-Jakarta, Bandung-Jakarta, dan Semarang-Jakarta.
Fokus pada Tujuan Bisnis
Pemilihan truk harus selaras dengan tujuan bisnis. Misalnya, jika perusahaan bergerak di bidang distribusi susu dan produk olahan, mereka sebaiknya menggunakan truk berpendingin untuk menjaga kualitas produk.
Sebaliknya, jika fokus bisnis adalah logistik untuk barang material berat, truk dengan kapasitas angkut besar dan daya tahan tinggi akan lebih sesuai.
Kesimpulan
Memilih truk tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena dapat berdampak terhadap operasional dan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, pelaku usaha sebaiknya menyesuaikan jenis truk dengan kebutuhan perusahaan. Pastikan bisnis Anda mendapatkan layanan distribusi yang tepat bersama IPL. Dengan armada truk yang bervariasi dan layanan profesional, IPL siap mendukung bisnis Anda agar lebih aman, efisien, dan cepat.
Sumber:
https://www.mdpi.com/2673-4591/97/1/37
Hubungi Kami , atau kunjungi akun Instagram kami di @ipl.logistics untuk lihat layanan terbaru kami.
