Blog

Truck CDE/CD4: Efisien untuk Distribusi Cepat di Dalam Kota


22 August 2025


Daftar Isi

Jika Anda adalah pengelola supply chain di Jakarta, Surabaya, atau kota besar lain di Indonesia, tentu sudah akrab dengan satu masalah utama: distribusi barang dalam kota tidak pernah sederhana. Ruas jalan yang sempit, kepadatan lalu lintas, aturan jam operasional truk, hingga keterbatasan akses menuju pusat distribusi dan area retail modern membuat proses distribusi jadi sangat kompleks.


Dalam kondisi seperti itu, pemilihan jenis truk menjadi faktor penentu. Salah satu tipe truk yang terbukti menjadi solusi andalan di lapangan adalah Truck Colt Diesel Engkel (CDE) atau CD4. Truk ini sudah menjadi tulang punggung distribusi perkotaan, terutama karena ukurannya yang ringkas namun tetap mampu mengangkut muatan cukup besar.


Namun, di luar sekadar teknis dimensi, ada banyak hal yang membuat truk CDE/CD4 unggul untuk distribusi. Artikel ini akan mengupas tuntas peran CDE/CD4, perbedaan dengan varian CD6, hingga penggunaannya per industri dengan studi kasus nyata.


Baca juga : Berikut adalah Perbedaan Truck CDD / CD6 dan CDE / CD4. Jangan Salah Pilih

Apa Itu Truck CDE/CD4?

Colt Diesel Engkel (CDE) dengan konfigurasi 4 roda (CD4) adalah salah satu tipe light truck paling populer di Indonesia. CDE/CD4 sering dipilih untuk distribusi jarak pendek-menengah dalam kota karena kombinasi dimensi, daya angkut, dan fleksibilitas nya.

Spesifikasi Umum:

  • Panjang body: 4-5 meter (tergantung karoseri)

  • Lebar body: ±2 meter

  • Kapasitas muatan: 2-4 ton

  • Jumlah roda: 4 (dua depan, dua belakang)

  • Jenis bak: bak terbuka, box besi, box alumunium, wingbox mini (opsional)

Dengan spesifikasi ini, CDE/CD4 dapat masuk ke jalanan perkotaan yang dibatasi untuk truk besar atau memiliki akses jalan sempit.

CDE/CD4 vs CDE/CD6: Apa Bedanya?

Banyak yang sering bingung antara Colt Diesel Engkel CD4 dan CD6.

Aspek

CDE/CD4

CDE/CD6

Jumlah roda

4 roda

6 roda

Kapasitas muatan

2–4 ton

5–7 ton

Dimensi

Lebih pendek & ramping

Lebih panjang & lebar

Akses jalan

Bisa masuk ke jalan kecil

Terbatas (butuh jalan lebih lebar)

Kebutuhan

Distribusi perkotaan

Distribusi antar kota/regional

Intinya, CD4 cocok untuk distribusi “last mile” di dalam kota, sementara CD6 lebih ke regional distribusi dengan kapasitas lebih besar.

Studi Kasus Distribusi di Jakarta

Bayangkan sebuah perusahaan FMCG harus mendistribusikan produk minuman ke beberapa mini market di Jakarta Pusat. Jalurnya melewati:

  • Jalan-jalan kecil di Menteng yang hanya muat dua mobil berpapasan.

  • Kemacetan di Sudirman-Thamrin pada jam sibuk.

  • Aturan ganjil-genap & pembatasan truk besar di beberapa ruas.

Jika menggunakan truk besar (Fuso/Tronton):

  • Tidak bisa masuk ke banyak jalan kecil.

  • Terhambat aturan operasional.

  • Risiko keterlambatan pengiriman sangat tinggi.

Sedangkan dengan CDE/CD4:

  • Bisa menembus jalan kecil.

  • Lebih fleksibel bermanuver saat parkir dan bongkar muat.

  • Lebih cepat melakukan multi-drop ke beberapa titik retail.

Hasilnya: distribusi bisa lebih tepat waktu, ongkos lebih efisien, dan risiko retur barang akibat keterlambatan bisa ditekan.

Pemanfaatan CDE/CD4 Per Industri

1. FMCG (Fast Moving Consumer Goods)

Industri FMCG sangat bergantung pada distribusi cepat dan multi-drop ke toko, minimarket, dan gudang cabang.

  • Kebutuhan: Pengiriman barang konsumsi harian dalam jumlah banyak tapi tidak terlalu berat (snack, minuman, produk rumah tangga).

  • Keunggulan CDE/CD4:

    • Bisa masuk ke area perumahan dan pusat kota.

    • Cocok untuk distribusi ke 10–15 titik retail dalam 1 hari.

  • Contoh Kasus: Distribusi air mineral ke 20 outlet Alfamart di Jakarta Barat menggunakan 2 unit CDE/CD4 lebih efisien daripada 1 truk Fuso (karena akses jalan terbatas).


Baca juga : 5 Tantangan Terbesar dalam Distribusi Produk FMCG & Cara Indotama Partner Logistik Mengatasinya

2. E-Commerce & Last Mile Delivery

Ledakan e-commerce mendorong kebutuhan pengiriman paket dalam volume besar dari hub ke delivery station.

  • Kebutuhan: Mengangkut paket dalam jumlah besar (non-palet, campuran ukuran).

  • Keunggulan:

    • Box tertutup CDE/CD4 menjaga keamanan barang.

    • Dimensi pas untuk loading-unloading di gudang e-commerce.

  • Contoh Kasus: Sebuah marketplace besar di Cikarang menggunakan CDE/CD4 untuk distribusi barang ke depo Jakarta Utara karena Fuso tidak bisa masuk ke jalur sempit menuju depo.


Baca juga : Fulfillment Services: Bagaimana IPL Mendukung E‑Commerce dan Ritel di Indonesia

3. Farmasi & Healthcare

Distribusi obat-obatan harus tepat waktu, higienis, dan cepat.

  • Kebutuhan: Transportasi dalam suhu terkontrol ke rumah sakit, apotek, atau gudang farmasi.

  • Keunggulan:

    • Bisa menggunakan box berpendingin (refrigerated box).

    • Lebih cepat mencapai banyak titik rumah sakit dalam kota.

  • Contoh Kasus: Distribusi vaksin ke beberapa RS di Jakarta Selatan lebih efisien menggunakan CDE/CD4 dengan cold box.

4. Retail Modern (Supermarket & Minimarket)

  • Kebutuhan: Pengiriman barang ke outlet dengan loading dock kecil.

  • Keunggulan:

    • Truk besar sulit parkir, sedangkan CDE/CD4 bisa langsung masuk.

  • Contoh Kasus: Sebuah supermarket di daerah Depok menggunakan CDE/CD4 untuk mengangkut sayur segar setiap pagi.


Baca juga : Kenapa Bisnis Retail Banyak Memilih CDD/CD6 untuk Distribusi Harian

5. Manufaktur Ringan (Elektronik, Spare Parts, Tekstil)

  • Kebutuhan: Distribusi ke toko/agen dengan muatan menengah.

  • Keunggulan:

    • Bisa membawa pallet dalam jumlah terbatas.

    • Fleksibel untuk antar jemput spare parts ke workshop.

  • Contoh Kasus: Perusahaan elektronik di Tangerang mendistribusikan spare parts TV ke 15 toko grosir di Jakarta menggunakan CDE/CD4 agar lebih cepat dan efisien.

Tabel Perbandingan: CDE/CD4 vs Truk Lain

Jenis Truk

Kapasitas Muatan

Akses Jalan

Kebutuhan Ideal

Kelemahan

CDE/CD4

2-4 ton

Jalan sempit, perkotaan

Distribusi multi-drop FMCG, e-commerce, retail, farmasi

Kapasitas terbatas untuk volume besar

CDE/CD6

5-7 ton

Jalan lebih lebar

Distribusi regional, volume lebih besar

Tidak bisa masuk jalan kecil

Fuso

8-12 ton

Jalan utama

Distribusi antar kota, bulk

Tidak fleksibel di perkotaan

Tronton

20 ton+

Jalan besar, tol

Distribusi pabrik ke gudang besar

Tidak cocok untuk distribusi retail

Mengapa Memilih PT. Indotama Partner Logistics (IPL)?

Pemilihan truk bukan hanya soal unit, tapi juga soal pengelolaan armada dan rute. IPL Logistics menawarkan:

  • Armada CDE/CD4 yang terawat baik (siap untuk distribusi perkotaan).

  • Pilihan box tertutup, bak terbuka, hingga cold storage.

  • Sistem tracking & monitoring real-time.

  • Pengemudi berpengalaman dengan rute kota besar.

  • Kemampuan multi-drop & penjadwalan fleksibel.

Dengan pengalaman panjang melayani klien di sektor FMCG, e-commerce, hingga farmasi, elektronik. PT Indotama Partner Logistics memahami betul dinamika distribusi perkotaan di Indonesia.

Penutup

Di tengah kompleksitas distribusi dalam kota yang penuh tantangan, CDE/CD4 hadir sebagai solusi paling efisien. Ukurannya yang ringkas namun tangguh, fleksibilitas akses, serta kesesuaiannya untuk berbagai industri menjadikan truk ini andalan distribusi perkotaan. Bagi perusahaan yang ingin memastikan distribusi tepat waktu dan efisien di Jakarta maupun kota besar lainnya, bekerja sama dengan penyedia logistik berpengalaman seperti IPL Logistics akan memberikan keunggulan kompetitif yang nyata. Hubungi Kami Sekarang


Hubungi Kami , atau kunjungi akun Instagram kami di @ipl.logistics untuk lihat layanan terbaru kami.

Related Blog

Reach out to us today and let IPL be your
trusted partner in achieving seamless logistics solutions