Blog

Perbedaan Cold Storage dan Dry Storage di Gudang: Panduan Lengkap untuk Pelaku Bisnis


12 August 2025


Daftar Isi

Dalam (supply chain), gudang punya peran lebih besar daripada sekadar menaruh stok. Cara Anda menyimpan barang akan menentukan kualitas, umur simpan, dan pada akhirnya kepuasan pelanggan.

Bagi sebagian industri, suhu dan kelembaban adalah faktor hidup-mati produk. Salah memilih jenis gudang bisa berarti kehilangan stok dalam jumlah besar.

Di sinilah PT. Indotama Partner Logistics (IPL) hadir. Sejak 2008, IPL telah membantu berbagai sektor industri dari makanan beku, farmasi, elektronik, hingga ritel memilih dan mengelola penyimpanan yang tepat: cold storage atau dry storage.
 

Baca juga : 7 Masalah Umum dalam Pengiriman Barang dan Cara Indotama Partner Logistics (IPL) Menyelesaikannya 

Cold Storage: Penyimpanan Bersuhu Rendah untuk Barang Sensitif

Cold storage adalah gudang dengan suhu terkontrol yang dirancang untuk memperlambat pembusukan dan mempertahankan kualitas barang yang mudah rusak.

Produk yang Umumnya Disimpan di Cold Storage

  • Makanan segar: daging, ikan, sayuran, buah.

  • Makanan beku: seafood, nugget, es krim.

  • Produk susu: yoghurt, keju.

  • Farmasi: vaksin, obat cair.

  • Kosmetik: skincare tertentu yang rentan panas.

Karakteristik Cold Storage

  • Rentang suhu: -20°C hingga +5°C (tergantung kebutuhan produk).

  • Pendingin industri dengan insulasi tebal.

  • Monitoring suhu 24/7 dan alarm otomatis.

  • Pengaturan kelembapan ketat.


Baca juga : Tips Menghindari Stock Out dan Overstock untuk Bisnis Anda

Dry Storage: Penyimpanan Kering untuk Barang Tahan Lama

Dry storage adalah gudang suhu ruangan yang cocok untuk produk yang tidak memerlukan pendinginan.

Produk yang Umumnya Disimpan di Dry Storage

  • Bahan baku kering: beras, gula, tepung.

  • Produk industri: mesin, sparepart.

  • Barang elektronik: laptop, handphone, aksesoris gadget.

  • Tekstil: kain, pakaian.

  • Produk retail non-pangan.

Karakteristik Dry Storage

  • Suhu stabil: 20°C - 25°C.

  • Tidak memerlukan sistem pendingin.

  • Biaya operasional lebih rendah.

  • Cocok untuk barang dengan daya tahan lama.

Tabel Perbandingan Lengkap Cold Storage vs Dry Storage

Data Pasar: Cold Storage Sedang Naik Daun

Menurut ResearchAndMarkets, permintaan cold storage di Indonesia tumbuh 10% per tahun hingga 2027 nantinya
Penyebabnya:

  • Lonjakan permintaan makanan beku.

  • Kebutuhan vaksin dan farmasi.

  • Tren belanja online produk segar.

Dry storage juga tetap dibutuhkan, terutama untuk sektor retail, manufaktur, dan e‑commerce non-pangan.
 

Baca juga : Fulfillment Services: Bagaimana IPL Mendukung E‑Commerce dan Ritel di Indonesia

Studi Kasus IPL di Lapangan

1. Cold Storage untuk Perusahaan Makanan Beku

Salah satu klien IPL, produsen seafood beku, kesulitan mempertahankan kualitas produknya saat distribusi ke berbagai kota.
IPL memberikan solusi:

  • Menyimpan stok di cold storage Jakarta & Surabaya.

  • Menggunakan armada berpendingin untuk pengiriman.

  • Monitoring suhu real-time.

Hasilnya:

  • Kerusakan produk turun 85%.

  • Pengiriman ke luar kota lebih cepat 2 hari dibanding sebelumnya.

  • Peningkatan kepercayaan pelanggan di marketplace.

2. Dry Storage untuk Perusahaan Elektronik

Klien e‑commerce gadget memerlukan gudang untuk stok ribuan unit smartphone dan aksesoris.
IPL menyediakan:

  • Gudang dry storage bebas kelembapan.

  • Sistem inventaris barcode untuk tracking.

  • Layanan same-day delivery di Jabodetabek.

Hasilnya:

  • Kecepatan pemenuhan pesanan naik 40%.

  • Tingkat retur akibat kerusakan hampir nol.

Tips Memilih Jenis Gudang

Layanan Gudang IPL

  • Cold Storage: Suhu terkontrol, aman untuk produk sensitif.

  • Dry Storage: Tata letak efisien untuk barang kering.

  • Manajemen Stok Digital: Pemantauan real-time.

  • Distribusi Terintegrasi: Armada trucking milik sendiri.

  • Layanan Custom: Disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Kesimpulan

Cold storage dan dry storage bukan sekadar dua jenis gudang, tapi dua strategi penyimpanan berbeda yang menentukan umur simpan dan kualitas produk.

  • Cold storage cocok untuk barang sensitif suhu seperti makanan beku, farmasi, dan kosmetik tertentu.

  • Dry storage ideal untuk barang kering, elektronik, dan produk industri.

Dengan fasilitas modern dan pengalaman sejak 2008, IPL siap membantu bisnis Anda memilih dan mengelola jenis gudang yang paling tepat. Hubungi Kami Sekarang


Hubungi Kami , atau kunjungi akun Instagram kami di @ipl.logistics untuk lihat layanan terbaru kami.

Related Blog

Reach out to us today and let IPL be your
trusted partner in achieving seamless logistics solutions